True to Quality, True to Value and True to The Roots, Atlas Bali

Processed with VSCO with a8 preset

Berawal dari 2 pemuda, Han dan Adrian. Han warga negara Malaysia yang pindah ke Bali, ia sangat suka memasak sejak masih kecil, ia sering membantu keluarganya memasak saat perayaan festival – culinary compass = Chinese cooking. Setelah dewasa ia memulai pekerjaan pertamanya di Japanese fine dining di KL, dimana Han menyadari bahwa level detail yang diberikan untuk membuat sebuah dish sangatlah kompleks, yaitu element, texture, rasa, presentation, harmony. Learning gap yang besar ini,  tapi justru itu yang memacu dirinya untuk mendalami craft of kitchen life dan merantau ke US. Disana Han belajar bahwa pentingnya team member di empower, diajak berpikir, diberi skill, resep tidak ditutupi dan leader don’t point finges. Be a leader, not a boss adalah prinsip yang mereka junjung tinggi di Atlas, they believe in taking care of their staff, they can in turn take care of you (customers). That’s why pelayanan disini ok banget.

Adrian besa di Singapore, lulusan engineering yang sangat mencintai kopi, he really likes to cafe hoping. Dari cafe hopping dia banyak mempelajari mengenai character, feel dan strategy dan charm dari sebuah F&B business, dan disitulah dia menyadari akan true calling – F&B. Mereka bertemu di bali dan berteman baik, mereka suka memancing bersama, dari sanalah ide untuk mereka membuat tempat makan mereka sendiri dibuat. Mereka ingin share comfort food mereka (karna beberapa makanan malay dan singapore itu mirip). Karna itu lah logo dari Atlas adalah kapal, tempat semua ide itu berasal.

Atlas didesain untuk menjadi rumah kedua para pengunjung, dimana tempat kecil dan didalam gang justru menjadi unique selling point mereka. Konsep Atlas di adaptasi dari hawker center di Singapura/Malaysia, penduduk setempat datang untuk semua kebutuhan makan mereka, dan juga tempat nongkrong untuk bersosialisi dan melewati waktu untuk para senior.

Disini kalian bisa ngopi di pagi hari, makan siang ditemani Milo Godzilla, dinner ditemani Eastern Opulence.

Atlas juga menyajikan alcohol berupa Bir, Wine dan beberapa Signature Cocktail. Walau lokasi Atlas di dalam gang product, service dan concept mereka cukup ok untuk bikin Kalian terus-terusan kesini. 

Atlas Favorites
Nyonya Prawn Noodle

Nyonya Prawn Noodle is a classic Malaysian dish. Kuahnya super umami dan bertekstur agak kental. Menu yang satu ini very limited daily, so jangan sampai kehabisan!

Char Kway Teow

Processed with VSCO with a8 preset

Kway Teow banyak ditemui di Asia Tenggara, dan masing2 daerah punya versi sendiri. Yang mereka miliki adalah gaya Penang! Pada suapan pertama, kalian akan disambut dengan aroma smokey, kemudian saat Anda menggigit, permainan tekstur dari tauge, kway teow yang lembut dan bumbu halus nikmat, dan ketika lapcheong yang manis kalian kunyah, uwuwwww mantap jiwaa! Sebelum kalian menyadarinya, kalian akan memesan porsi kedua.

Three Musketeers

Platter of 3 meats, masing2 adalah signature: Honey Roast Char Siew, Dry Aged Crispy Pork Belly, Hainan Chicken. Honey roast char siew, menggunakan bagian leher babi dengan tekstur yang unik dan rasio lemak dan daging yang baik. Honey Roast Char Siew memiliki rasa yang manis, smokey dan aromatik dari Chinese Five spice. Dry Aged Crispy Pork, It is all about the crackling! Porsi harian juga sangat terbatas, sekitar 20 porsi karena prosesnya yang panjang. Hainan Chicken, Kunci dari Hainan Chicken ada di kulitnya, teksturnya lembut dan ada “layer of collagen jelly” underneath, dengan sambal yang nikmat karna tanpa sambal, Hainan Chicken pasti gak terasa lengkap, karena rasa dagingnya sangat subtle dan delicate.

Detail Information
IG : @atlasbali
Jam Buka : Senin – Minggu 10:00 – 22:00 (Last Order 21.20)
Lokasi : Jalan Petitenget gg Kecapi no7, Seminyak, Bali.
Telp : 03619346581 or 081339186677
Reservations : [email protected]