PSBB Diberlakukan Kembali

Credit : freepik.com

Dalam konferensi pers, Rabu (9/9), Anies Baswedan menyatakan PSBB akan diberlakukan mulai Senin, 14 September 2020 dan akan berjalan seperti di awal masa pandemi Covid-19 dulu.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB setelah jumlah kasus Covid-19 di wilayahnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam beberapa hari terakhir. Dengan diberlakukannya PSBB, semua tempat wisata dan hiburan di Jakarta akan ditutup dan dilarang beroperasi.

โ€œBukan lagi PSBB transisi, tapi kita harus melakukan PSBB sebagaimana masa awal dulu,โ€ ungkapnya.

Kondisi saat ini, ditambahkan Anies, lebih darurat dari awal wabah. Maka dengan melihat kedaruratan tersebut, tidak ada pilihan bagi Jakarta kecuali menarik rem darurat sesegera mungkin dengan menerapkan PSBB secara ketat.

Dengan segera diberlakukannya PSBB ini, Anies Baswedan menegaskan semua tempat hiburan dan tempat wisata di Jakarta akan ditutup, terutama tempat yang dikelola oleh Pemprov DKI seperti Kebun Binatang Ragunan, Monas, Ancol dan juga semua taman kota. Restoran dan kafe masih diizinkan untuk beroperasi, tetapi tidak diperbolehkan menerima pengunjung yang makan di tempat.

Rumah ibadah raya juga akan ditutup. Pemprov DKI Jakarta hanya mengizinkan masjid yang melayani warga dalam skala kecil untuk tetap beroperasi, seperti rumah ibadah di kampung atau di kompleks, dengan catatan tidak berada di kawasan yang memiliki jumlah kasus yang tinggi.

Untuk operasional hotel, bersama dengan 10 bidang esensial lainnya diizinkan tetap beroperasi saat PSBB, namun dengan jumlah kuota yang dikurangi. Adapun 11 bidang esensial tersebut antara lain kesehatan, bahan pangan/makanan/minuman, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar, utilitas publik dan industri yang ditetapkan sebagai obyek vital nasional dan obyek vital tertentu.

Transportasi umum juga akan kembali dibatasi secara ketat, baik jumlah maupun jam operasionalnya. Karena situasi ini, Anies Baswedan menganjurkan untuk warga Jakarta dan sekitarnya lebih baik untuk di rumah saja.

โ€œTetap saja di rumah, jangan ke luar jakarta jika tidak ada kebutuhan yang mendesak,โ€ tegasnya.

So, untuk menjaga diri kita dan keluarga, mari kita batasi kegiatan diluar rumah dan please stay at home ya!