Labuan Bajo Guide

Credit : @prorvina

Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur menyajikan wisata alam yang luar biasa Indah. Landscape alam yang menarik, garis pantai yang istimewa dan juga panorama yang gak ada duanya, bisa kalian nikmati dengan leluasa ketika kalian berlibur kesini. Biasanya ketika kalian berkunjung ke Labuan bajo kalian akan sailing tour, menginap dan mengitari pulau-pulau selama beberapa hari di kapal, menyenangkan bukan?

Salah satu wisata yang wajib kaliat lihat di Flores tentunya keajaiban dunia, Komodo. Nggak sedikit destinasi wisata di Labuan Bajo yang menghadirkan hewan eksotis dari Indonesia Timur itu sebagai atraksi utamanya. Melihat cara mereka hidup, makan, berinteraksi dengan lingkungannya, semuanya luar biasa. Tapi, selain menikmati kehidupan liar para Komodo itu, banyak juga destinasi wisata di Labuan Bajo dan Flores, yang dijamin membuatmu terpesona dan enggan pulang. So, berikut beberapa tempat wisata yang mindblowing yang wajib kalian datengin.

Pulau Padar

Credit : @mijlof

Pada saat Anda naik perahu ke pulau ini, siap-siap dengan goyangan yang agak sedikit kencang. Tapi tenang aja, kalian akan mendapatkan sesuatu yang menarik pada saat menginjakkan kaki di pulau ini. Nggak ada kata lain yang bisa menggantikan kata mengagumkan ketika mengunjungi Pulau Padar. Rasanya, pernyataan bahwa pulau Padar merupakan cuilan kecil dari surga yang terserak di bumi bukanlah hal yang berlebihan. Bentangan alamnya yang indah membuat UNESCO memasukan Pulau Padar sebagai salah satu dari situs Warisan Dunia. Hal ini sudah dikukuhakn sejak tahun 1991, bersama dengan Pulau Komodo dan Pulau Rinca. 

Credit : @thefreedomcomplex
Credit : @nikivangucht

Buat kalian yang ingin mencari spot foto yang Instagramable, puncak dari Pulau Padar ini merupakan tempat yang cocok buat kalian. Karena dari puncak ini, kalian akan melihat pelana yang menghubungan dua bagian Pulau Padar. Untuk mendapatkan hasil foto yang indah, tentunya kalian harus sudah ada di puncak tersebut pada saat sore hari. Karena menikmati matahari terbenam di puncak ini merupakan sebuah momen yang luar biasa. Dan tentunya merupakan sebuah kanvas foto yang caem. Btw,  jangan lupa untuk menggunakan sepatu outdoor. Karena memang medan yang akan Anda hadapi tidak semulus itu. Daripada Anda mengalami cedera, mending pakai sepatu yang memang diperuntukan untuk trekking.

Wae Rebo 

Credit : @mochileros.viajeros

Desa ini begitu ikonik dan eksotik, terletak pada ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut ini layaknya sebuah surga yang  berada di atas awan. Bukan hanya karena lokasi dan bentuk rumah-rumah adat yang ada di sana, tapi semua hal yang terkait dengan desa Wae Rebo itu sendiri. Perlu tenaga ekstra untuk melakukan perjalanan kaki selama kurang lebih 3 sampai dengan 4 jam. Tergantung kondisi fisik karena trekking menuju desa Wae Rebo mendaki sejauh 7 km. Kunjungan ke desa ini akan memperkenalkan kalaian kepada budaya dan kisah kehidupan suku Manggarai di sana. 

Credit : @hapijaa

Desa Wae Rebo bisa disebut sebagai desa terindah di Indonesia, dan desa ini sama sekali tidak ada signal hp. Desa Wae Rebo dari sisi pariwisata sangat dikelola dengan baik, karena desa ini didampingi dan diberikan bimbingan tentang Pariwisata oleh Indonesia Ecotourism Network. 

Credit : @hilmanimanuddin

Di sini dapat kalian jumpai rumah adat yang hanya terdiri dari 7 buah di mana telah bertahan selama 19 generasi. Kalau tertarik, bahkan kalian juga bisa menginap di salah satu rumah warga lho!

Pulau Kelor 

Credit : @rifkiantariksa

Di Flores, kamu bisa menemukan destinasi wisata seperti ini di Pulau Kelor. Tempat ini terlihat begitu sempurna dengan pantai berpasir putih dan ombak kecil yang berpadu dengan jernihnya air laut. Di Pulau Kelor labuan bajo ini kalian bisa menikmati pemandangan pulau sekitar yang menghijau.

Credit : @romanbintang

Ada banyak aktivitas yang bisa kalian lakukan di Pulau Kelor. Salah satunya adalah bersnorkeling. Dengan air lautnya yang tenang, tempat ini sangat aman digunakan sekalipun untuk pemula yang belum memiliki pengalaman. Kalian dapat dengan puas melihat pemandangan bawah laut yang menakjubkan dengan berbagai macam ikan yang warna-warni dan terumbu karangnya.

Credit : @flobamorata_hitz

Selain melakukan snorkeling, kalian bisa mengisi waktu senggang dengan berjalan-jalan menyusuri pantai dan berfoto ria dengan background yang mempesona. Selain itu, kalian bisa tracking ke atas bukit untuk mendapatkan pemandangan yang sangat indah. Saat musim panas tiba, bukit ini akan berubah warna menjadi sabana kering berwarna coklat. Dari atas bukit ini, Anda dapat dengan puas menikmati indahnya birunya air laut yang berpadu sempurna dengan alam sekelilingnya. Destinasi aduhai ini cocok banget untuk yang sedang mencari ketenangan!

Manta Point 

Credit : @pangeran_kayu

Ini menjadi tempat wisata di Flores paling terkenal di kalangan diver pemula maupun profesional. Bagaimana tidak, selain bisa menyaksikan alam bawah laut yang keren, kamu juga bisa melihat ikan Manta, atau bisa juga disebut ikan Pari raksasa, yang berenang ke sana kemari dengan sangat bersahabat. Jangan sampai tidak membawa underwater camera kamu, ya!

Gili Laba

Credit : @yudho_wiratomo

Gili Laba, atau juga dikenal sebagai Gili Lawa Darat, Pulau kecil ini menawarkan tempat yang seru untuk menikmati alam Flores dari ketinggian. Sedikit trekking menjelang sore, kalian bisa sampai ke puncak dan menyaksikan nuansa sunset yang syahdu di Flores.

Pulau Komodo 

Credit : @allyemismail

Pulau ini merupakan habitat asli binatang komodo. Di Pulau Komodo terdapat lebih dari 2.000 ekor komodo yang hidup di alam bebas, bahkan kalian bisa melihat komodo yang sedang mengincar mangsanya di banyak lokasi di tempat ini. Sangat penting untuk berkeliling bersama pemandu untuk alasan keselamatan selama berada di sini ya. Habitat dari hewan yang terancam punah ini adalah alam terbuka dengan padang rumput, pantai berpasir putih dan hutan hujan tropis. Di Pulau komodo ini ada spot terkenal yaitu Pink Beach

Pink Beach

Credit : @prorvina

Warna pink adalah berasal dari hewan berukuran mikroskopis bernama Foraminifera yang kemudian memberikan pigmen merah pada koral. Koral-koral tersebut terbawa oleh gelombang menuju pesisir lalu hancur menjadi serpihan dan butiran yang kini menjadi pasir pantai. Pencampuran antara koral merah dan pasir kristal putih lah yang menyebabkan warnanya menjadi pink. 

Credit : @quinn.luu

Koral yang ada di bawah lautnya terdiri dari koral halus dan keras, juga warnanya yang berbagai macam. Selain koral, spesies ikan di tempat ini juga cukup kaya sehingga aktivitas snorkeling akan sangat menyenangkan. Ada aturan untuk mengunjungi Pantai Pink, yaitu kapal tidak boleh mendekati bibir pantai. Hal tersebut bertujuan agar keadaan koral tetap baik. Warna air yang jernih membuat koral dan ikan terlihat meski pengunjung hanya berjalan beberapa meter sajar dari riak-riak pantai. Jadi saat tiba di dekat pulau, maka kalian akan menaiki perahu yang dihubungkan menggunakan tali. 

Credit : @fadly3796

Pastikan kalian menjauh jika menemui komodo. Karena pulau tak berpenghuni, maka komodo akan menganggap kalian sebagai musuh.

Mau sekadar berenang, sun bathing hingga snorkeling, yang kalian lihat dan rasakan adalah kepuasan batin karena sudah menyaksikan indahnya ciptaan Tuhan.